UTS MANAJEMEN MEDIA MASSA
"UJIAN TENGAH SEMESTER MANAJEMEN MEDIA MASSA"
Dosen Pengampu : Dr. Mas Agus Firmansyah, S.Sos,M.Si
Nama : Hapsha Salsabila Bakri
Npm : D1E020080
Kelas : B
Aksi Tragis! 3 Pria Mabuk Bobol Rumah, Ibu dan Anak Dianiaya
INFOBARU- Saat ini media sosial sedang ramai diperbincangkan karena video yang memperlihatkan 3 pria mabuk bobol rumah di Garut.
Ibu dan anak di Garut, Jawa Barat menjadi korban dari perampokan pada Selasa, 22 Maret 2022 pukul 01.00 wib. Video ini viral karena korban memposting rekaman video amatir di akun media sosial Tiktok dan Instagram, rekaman video tersebut menunjukkan peristiwa yang mencekam terjadi di rumahnya.
Menurut pengakuan korban yang bernama Abit, ia sedang berada di dalam kamar bersama dengan ibunya. "Rumah dibobol 3 orang pria jam 01.00 pagi, posisinya di rumah hanya ada aku sama mama dikamar masing-masing." tulis korban diunggahan Tiktok dan Instagram nya.
Abit merekam video itu melalui Whatsapp untuk dijadikan barang bukti yang mana ia langsung mengirimkan kepada orang terdekatnya, sebelum hp nya dirampas dan dihancurkan oleh 3 pria mabuk itu.
Tidak lama ia merekam video yang menunjukan 3 pria tersebut sedang beraksi untuk menghancurkan rumah korban, pelaku menyadari bahwa korban sedang merekamnya. Abit langsung dianiyaya. "Disiksa secara brutal, dicekek, ditonjok berkali-kali, kepala dibenturin ke lemari, dijambak, diseret, ditendang, diancam dibawa dan akan dibunuh." ujar Abit
Tidak hanya dirinya saja yang mengalami penganiayaan, tetapi ibunya juga ikut menjadi korban penganiayaan tersebut. "Mama aku lebam leher dan badan tapi masih parah aku karena aku ngelawan terus dan ngelindungin mama, aku juga berhasil kabur dan langsung lapor polsek."
Untuk surat resmi pelaporannya sudah keluar, 3 pelaku sudah ditangkap langsung oleh Polsek Samarang Garut di rumah korban. Sekarang pelaku sedang di BAP dan sudah mengantongi identitas para pelaku, dari ke 3 pelaku tersebut salah satu pekerjaan dari mereka adalah perawat. Korban juga mengatakan "Kerugian belum terhitung karena belum olah TKP secara menyeluruh tapi diperkirakan sampai 15 jt."
Saat ini kondisi korban mengalami trauma yang sangat dalam atas kejadian yang menimpanya. Banyak warganet yang memberi dukungan dan semangat untuk korban. (hps)

Komentar
Posting Komentar